Muncul Istilah Unicorn Zombi, ada apa dengan Silicon Valley?

unicorn zombi silicon valley

Munculnya Istilah Unicorn Zombi, ada apa dengan Silicon Valley?

 

Mungkin kamu sudah familiar dengan nama “Silicon Valley”. Silicon Valley terletak di California dan merupakan pusat inovasi di Amerika Serikat. Saat ini Silicon Valley telah menjadi rumah untuk 2000 perusahaan teknologi. Selain itu, Silicon Valley telah melahirkan banyak perusahaan teknologi ternama di dunia seperti Google, Apple, dan Facebook. Alasan kesuksesan Silicon Valley tak lain karena daerah ini dekat dengan berbagai universitas besar di Amerika Serikat, pusat penelitian, serta akses kepada Venture Capital (VC) yang siap menyuntikkan modal kepada perusahaan-perusahaan ini. 

Meskipun Silicon Valley tenar karena kesuksesannya mencetak raksasa-raksasa teknologi dunia, belakangan ini nama Silicon Valley mulai mendapat pemberitaan negatif. Pasalnya, akhir-akhir ini publik marak membicarakan istilah “unicorn zombi  Silicon Valley”. Silicon Valley memang merupakan rumah untuk berbagai perusahaan unicorn (memiliki valuasi di atas 1 Miliar USD). Namun apa yang menjadi alasan istilah tersebut? Ada apa dengan Silicon Valley?

 

Kemunduran Unicorn Silicon valley

 

Munculnya istilah unicorn zombi Silicon Valley tidak lain karena kemunduran perusahaan-perusahaan ini selama pandemi. Pada awal pandemi, perusahaan-perusahaan teknologi mengalami peningkatan yang pesat, namun akhir-akhir ini mulai goyah. Kejadian ini mengingatkan kita pada tragedi kelam Dot-Com Bubble pada awal tahun 2000an, dimana saat itu berbagai perusahaan terpaksa harus gulung tikar. 

 

1. Saham Anjlok

Beberapa perusahaan mengalami penurunan nilai saham. Salah satunya yaitu perusahaan olahraga, Peloton. Dikutip dari Katadata, saham Peloton mengalami penurunan dari 163 USD di tahun 2020 menjadi hanya 17 USD di bulan Mei 2022. Selain itu, Robinhood juga melaporkan penurunan harga saham untuk perusahaan investasi Nasdaq yang mengalami penurunan harga saham sebesar 4.63%. 

2. PHK Besar-besaran

Salah satu dampak dari anjloknya saham perusahaan-perusahaan Unicorn Silicon Valley yaitu terjadinya PHK (Pemutusan Hak Kerja) secara besar-besaran. Salah satu perusahaan yang melakukan PHK besar-besaran yaitu Cameo, dikutip dari Katadata, Cameo melakukan PHK terhadap 87 karyawannya. Selain itu perusahaan “zombi” lainnya yang melakukan pemutusan PHK yaitu GoPuff dan Thrasio. 

 

Mengapa Fenomena Unicorn Zombi  Silicon Valley Terjadi?

 

1. Perusahaan Teknologi Rentan Penurunan Ekonomi

Perusahaan teknologi memang sangat rentan dan sensitif terhadap pelemahan ekonomi. Terlebih lagi perusahaan-perusahaan yang masih bergantung pada modal Venture Capital (VC). Hal ini dikarenakan perusahaan-perusahaan tersebut masih sulit menghasilkan keuntungan. Sementara itu, pandemi telah melambatkan permintaan konsumen.

Pada awal pandemi, banyak perusahaan yang berusaha meningkatkan pertumbuhannya. Hal ini karena adanya tekanan untuk bertumbuh dengan cepat melihat suku bunga yang meningkat pesat dan pasar modal yang mulai menurun. Namun situasi kemudian memburuk dan banyak dari perusahaan tersebut yang tidak menuai hasil yang memuaskan.

 

2. Sentimen Negatif Investor

Karena perusahaan teknologi di Silicon Valley menuai hasil yang mengecewakan, sentimen investor terhadap pasar menjadi negatif. David Sacks, seorang venture capitalist dari San Francisco menyatakan dalam akun twitter-nya bahwa sentimen investor di Silicon Valley saat ini adalah yang paling negatif setelah tragedi Dot-Com Bubble. Sentimen investor yang negatif ini memperburuk kondisi pasar modal. 

 

Tak Mau Startup-mu Menjadi Zombi? Bergabung Bersama Gear Up!

Gear up membantu startup-mu memilih model bisnis yang benar, mendapatkan pendanaan dari venture capital, dan meningkatkan pertumbuhan startup mu. Gear Up adalah startup brainstorming partner di Indonesia yang menawarkan bantuan secara 1-on-1 kepada startup yang terpilih. Bergabung bersama Gear Up untuk memulai perjalanan membangun startup mu!

× Contact Us