Beauty Tech Startup yang Berkembang di Indonesia 2022

Beauty Tech Startup

Beauty Tech Startup yang sedang Berkembang di Indonesia pada Tahun 2022

 

Apakah kamu familiar dengan Beauty Tech Startup? Sejak dahulu, kecantikan telah menjadi norma sosial di seluruh dunia. Manusia telah menggunakan kosmetik sejak era Mesir Kuno (4000 BCE). Waktu itu, masyarakat Mesir menggunakan kosmetik untuk keperluan praktikal dan spiritual, bahkan menjadi tanda kelas sosial mereka. Budaya kecantikan masih bertahan di era modern. Kini, industri kecantikan telah menjadi industri yang besar dan telah terhubung dengan teknologi. Menurut Terakeet, total pengeluaran secara global untuk sektor kecantikan mencapai angka $483 miliar di tahun 2020. 

Industri kecantikan telah tumbuh secara signifikan di seluruh penjuru dunia. Sebagai negara dengan pertumbuhan populasi yang pesat, Indonesia telah menjadi salah satu target market yang strategis untuk produk-produk kecantikan. Menurut Statista, permintaan untuk produk kecantikan di Indonesia telah meningkat secara pesat. Begitu pula dengan pendapatan di sektor kecantikan yang telah meningkat dari $6.1 miliar di tahun 2017 menjadi $7.4 miliar di tahun 2021. 

 

Lahirnya Beauty Tech Startups

 

Pertumbuhan industri kecantikan di Indonesia telah mengundang berbagai beauty tech startups untuk berdiri. Beauty Tech Startup di Indonesia dapat diklasifikasikan dalam beberapa segmentasi. Pertama, yaitu sektor makeup yang terdiri dari produk-produk untuk meningkatkan penampakan fitur-fitur wajah seperti mata, kuku, dan pipi. Kedua, yaitu sektor skincare, yang berfokus pada produk-produk untuk mendukung integritas kulit, mempercantik penampilan, dan mengobati berbagai kondisi kulit. Ketiga, yaitu sektor haircare yang fokus pada produk-produk untuk meningkatkan kebersihan dan kesehatan rambut. Terakhir, yaitu sektor fragrance yang fokus pada produk-produk parfum. 

 

Aktor Kunci

 

1. Sociolla

Sociolla atau disebut juga Social Bella adalah sebuah all-in-one beauty tech platform yang didirikan pada tahun 2015. Sebagai e-commerce kecantikan yang unggul di Indonesia, Sociolla menawarkan berbagai produk mulai dari skincare, makeup, fragrance, hingga alat kecantikan. Sociolla telah bekerjasama dengan berbagai merek terkenal seperti Carasun, Scarlett, Cosrx, dan sebagainya. 

Sociolla adalah beauty tech startup yang telah menorehkan berbagai kesuksesan selama 6 tahun berdiri. Pada tahun 2020, Sociolla telah mendapatkan 42 juta pengguna. Sejak awal didirikan hingga sekarang, Sociolla telah mengumpulkan pendanaan sebanyak $166 juta. Baru-baru ini, Startup ini mendapatkan pendanaan sebesar $56 juta dari venture capital, East Venture. 

2. HelloBeauty

Beauty tech startup selanjutnya yang sedang berkembang di Indonesia yaitu HelloBeauty. HelloBeauty didirikan pada tahun 2016 dan menjadi startup penyedia layanan kecantikan pertama dan terbesar di Indonesia. HelloBeauty menghubungkan Makeup Artists (MUA) profesional dengan klien. Beberapa layanan yang disediakan yaitu makeup, tata rambut, photoshoot, makeup sehari-hari, dan masih banyak lainnya.  

Saat ini, HelloBeauty telah bekerjasama dengan lebih dari  6,000 ahli kecantikan dan telah memiliki lebih dari 50,000 pengunjung. Selain itu, Hello Beauty telah beroperasi di 35 kota besar di Indonesia. Hingga kini, HelloBeauty masih di tahap seed funding. Namun dengan model bisnisnya yang unik, HelloBeauty akan terus bertumbuh di masa yang akan datang. 

3. Base

Base adalah beauty tech startup yang juga sedang berkembang di Indonesia. Base didirikan pada tahun 2019. Base terbilang unik dari seluruh beauty tech startup di Indonesia. Pertama, Base menawarkan produk skincare vegan kepada pelanggannya. Kedua, selain menjadi e-commerce, Base juga merupakan sebuah skincare brand yang menjual produknya sendiri. Target pasar Base cenderung spesifik dan terus berkembang di Indonesia. Di beberapa tahun terakhir, mulai banyak orang yang memperhatikan lingkungan. 

Base adalah beauty tech startup yang memiliki masa depan yang cerah. Pendapatan Base terus bertumbuh seiring berjalannya waktu dan sudah mendapatkan banyak pelanggan setia. Baru-baru ini, Base menerima pendanaan Pre-Series A dengan jumlah yang dirahasiakan yang dipimpin oleh East Ventures and Skystar Capital. Dengan pendanaan ini, Base akan terus bertumbuh di masa yang akan datang. 

 

Masa Depan Beauty Tech Startup

 

Industri kecantikan telah terbukti dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, permintaan untuk produk dan layanan kecantikan diramal akan meningkat di masa yang akan datang. Menurut Statista, permintaan untuk produk kecantikan akan meningkat hingga $9.6 miliar di tahun 2025. 

Di masa yang akan datang, bukan tidak mungkin  beauty tech startup akan melebarkan sayapnya di Asia Pasifik. Asia Pasifik merupakan pasar industri kecantikan terbesar di dunia, sebesar 43% dari total pasar dunia. Beberapa negara yang menjadi pasar terbesar yaitu Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang. 

 

Apakah Kamu Tertarik Membangun  Beauty Tech Startup?

 

Kami akan membantumu menyelesaikan tantangan dalam mebangun startup. Gear Up adalah startup brainstorming partner di Indonesia yang menawarkan bantuan secara 1-on-1 kepada startup yang terpilih. Kami akan membantumu memilih model bisnis yang benar, mendapatkan pendanaan dari venture capital, dan meningkatkan pertumbuhan startup mu. Bergabung bersama Gear Up untuk memulai perjalanan membangun startup mu!

× Contact Us