Apa Itu Kaizen?

apa itu kaizen

Apa Itu Kaizen?

Bisnis yang sukses adalah bisnis yang mampu mengevaluasi dan memperbaiki semua kesalahan secara detail. Segala kesalahan seharusnya dilihat sebagai peluang untuk memajukan bisnis tersebut. Dalam artikel ini, Gear Up akan memperkenalkan kamu ke dalam metode pengembangan bisnis yang umum disebut dalam Bahasa Jepang: Kaizen.

Sebenarnya, Apa Itu Kaizen?

Kaizen, berasal dari bahasa Jepang untuk “perubahan yang baik”, merupakan metode pengembangan bisnis yang menekankan adanya pengembangan terus-menerus dalam kinerja perusahaan. Pengembangan itu dilakukan dengan membenahi sekecil apapun kekurangan yang dimiliki oleh suatu produk ataupun cara produksi perusahaan. Kesalahan kecil biasanya akan selalu ada setiap saat, sehingga pengembangan bisnis akan dilakukan secara terus menerus.

Metode Kaizen awalnya dicetuskan oleh W. Edwards Deming yang melihat bahwa kontrol kualitas produk seharusnya lebih dilakukan oleh pekerja yang membuat produk tersebut. Namun, pemikiran Deming kemudian dikembangkan dan diadopsi oleh perusahaan Jepang, terutama Toyota, yang membutuhkan cara efektif mencegah cacat produksi. Kaizen pun menjadi bagian dari sistem produksi Toyota “The Toyota Way” yang mengedepankan efisiensi produksi sehingga perusahaan Jepang itu berhasil merajai pasar otomotif dunia.

Cara Mengaplikasikan Kaizen

10 Prinsip Kaizen

Untuk mengaplikasikan Kaizen dalam perusahaan, seluruh anggota perusahaan harus mengadopsi 10 prinsip penting:

  1. Jangan berasumsi;
  2. Proaktif dalam menyelesaikan masalah;
  3. Jangan merasa nyaman dengan status quo (kondisi sekarang);
  4. Jangan perfeksionis, tidak apa-apa jika ada kekurangan, tetapi perbaiki kekurangan itu secara adaptif dan kontinyu;
  5. Jika menemukan masalah, cari solusinya;
  6. Buat lingkungan yang mendukung kontribusi dari semua anggota;
  7. Jika ada masalah, tanya “mengapa” lima kali untuk mengetahui akar masalahnya;
  8. Tampung dan pilahlah opini/informasi dari banyak orang;
  9. Gunakan kreativitas agar pengembangan bisnis dapat dilakukan dengan biaya yang seminimal mungkin; dan
  10. Jangan berhenti mengembangkan diri.

Tujuh Poin Siklus Kaizen

Setelah 10 prinsip Kaizen diadopsi, Kaizen dapat diaplikasikan dalam tujuh poin yang membentuk siklus berulang:

  1. Libatkan pekerja dalam membahas isu serta menemukan masalah dalam perusahaan.
  2. Cari masalah di dalam perusahaan dan tentukan peluang resolusinya.
  3. Buat solusi terhadap masalah yang ada dengan mengajak pekerja untuk menemukan solusi yang kreatif.
  4. Uji solusi tersebut, seperti dengan membuat pilot program.
  5. Analisis hasil uji solusi dan tentukan bagaimana hasil dari ujinya.
  6. Jika solusi tersebut ditemukan mampu menyelesaikan masalah yang ada, adopsikan solusinya dalam perusahaan.
  7. Ulangi prosedur pencarian masalah dan penemuan solusi tersebut secara terus-menerus.

Capai Kaizen dengan Gear Up!

Kaizen adalah salah satu kunci menuju kesuksesan perusahaan. Meskipun demikian, menerapkan Kaizen sendiri juga membutuhkan waktu dan keterampilan yang baik. Oleh karena itu, jika startup Anda ingin tahu cara melakukan Kaizen dengan baik, Gear Up dapat membantu kamu!

Gear Up adalah partner brainstorming startup yang memberikan berbagai pengetahuan yang akan berguna bagi pertumbuhan startup Anda. Dengan program 1-on-1 selama 50 minggu, Gear Up akan melatih Anda untuk mengembangkan startup yang Anda jalani, termasuk dengan melatih implementasi Kaizen.

Capai Kaizen dengan bergabung ke Gear Up!

 

× Contact Us